Energi Matahari: Cahaya matahari diubah menjadi energi listrik melalui panel surya atau dimanfaatkan untuk energi panas (misalnya untuk menjemur pakaian).
Energi Air: Gerak air dari sungai dan air terjun dimanfaatkan untuk menggerakkan turbin pada Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).
Energi Angin: Angin memutar kincir angin untuk menghasilkan listrik.
Energi Panas Bumi (Geothermal): Panas dari dalam bumi menghasilkan uap untuk memutar turbin dan membangkitkan listrik.
Energi Biomassa: Sumber energi dari bahan organik seperti tumbuhan dan limbah, yang dapat diolah menjadi energi (misalnya, biogas dari limbah kotoran hewan).
Energi Gelombang Laut: Gerakan pasang surut air laut dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik, meskipun belum umum digunakan secara luas.
Sumber Energi Tidak Terbarukan
Minyak Bumi: Berasal dari fosil organisme di bawah tanah dan digunakan untuk menghasilkan bensin, solar, LPG, dan lain-lain.
Gas Alam: Sama seperti minyak bumi, gas alam juga berasal dari endapan fosil yang digunakan untuk memasak dan keperluan industri.
Batu Bara: Terbentuk dari fosil tumbuhan dan digunakan sebagai bahan bakar untuk pembangkit listrik, produksi baja, semen, dan lainnya.
Sumber : Google
.jpg)






0 Comments:
Posting Komentar